Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 November 2010

Mauna Kea gunung tertinggi di dunia

0 komentar
Mauna Kea gunung tertinggi di dunia
Hampir semua orang tahu bahwa gunung Everest merupakan gunung tertinggi di planet Bumi. Pendaki dari seluruh penjuru dunia berlomba-lomba mendaki Everest untuk meraih gelar ‘Penakluk puncak tertinggi di dunia’ yang sangat prestisius.

Seperti diketahui, puncak gunung Everest berada di ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut. Tingginya daratan di pucuk itu membuat gunung Everest mendapat predikat sebagai gunung dengan ketinggian nomor satu.

Meski demikian, tahukah Anda sebenarnya gunung Everest bukanlah gunung yang paling tinggi di Bumi?

Mauna Kea, gunung yang berada di kepulauan Hawaii, Amerika Serikat memiliki ketinggian 4.205 meter di atas permukaan laut. Puncak gunung ini jauh lebih rendah dari gunung Everest.

Mauna Kea gunung tertinggi di dunia
Akan tetapi, Mauna Kea sebenarnya merupakan gunung yang kakinya dimulai dari dasar laut. Dan jika diukur dari kaki gunung, secara total, tinggi Mauna Kea lebih dari 10 ribu meter. Bandingkan dengan gunung Everest yang hanya 8.848 meter dari kaki ke puncaknya.

Gunung Mauna Kea memiliki volume sebesar 3.200 kilometer kubik. Ukurannya yang sangat besar ini membuat gunung di sebelahnya, yakni Mauna Loa menekan dasar laut di bawahnya hingga 6 kilometer.

Mauna Kea juga terus turun dan semakin rata karena beban yang ia tanggung. Adapun rata-rata penurunan ketinggian gunung ini mencapai 0,2 milimeter per tahun. Adapun sebagian besar massa gunung tersebut berada di puncaknya.

Saat ini, puncak tertinggi Mauna Kea yang 4.205 meter di atas permukaan laut hanya berselisih sekitar 35 meter dibanding puncak gunung sebelah, Mauna Loa yang tingginya 4.169 meter dari atas permukaan laut.

Minggu, 14 November 2010

Peluncuran E-mail Facebook

0 komentar
Peluncuran E-mail Facebook

Facebook akan mengadakan acara pada hari Senin (15/11), yang mana rumor di internet menyebutkan bahwa mereka akan mengumumkan layanan e-mail mereka.

Pengumuman dari 'Project Titan' ini dapat dilihat sebagai peluncuran e-mail @facebook.com ke publik juga pengumuman perombakan dari sistem layanan pesan Facebook secara keseluruhan. Untuk negara lain, belum ada agenda rencana dari Facebook untuk meluncurkan produknya ini. Nampaknya layanan yang disebut-sebut sebagai 'pembunuh gmail' ini mungkin akan diluncurkan secara terbatas, jika layanan e-mail tersebut betul-betul ada. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Minggu (14/11/2010).

Techcrunch melaporkan bahwa produk tersebut mungkin akan terbatas peluncurannya, yang menunjuk bahwa e-mail tersebut mungkin akan berintegrasi dengan Facebook places, photos dan events.

Untuk acara ini, Facebook tidak memilih lokasi di kantor pusatnya di Palo Alto, California, melainkan di acara 'Web 2.0 Summit' di San Francisco, California. Mark Zuckerberg dikabarkan juga akan berbicara di acara tersebut.

"Sistem perpesanan di Facebook sulit untuk diatur, para pengguna belum bisa untuk mengirim pesan di luar Facebook, dan sistem mereka tersebut belum bisa untuk melakukan tindakan seperti attachment dan mem-forward pesan. Jika Facebook betul-betul ingin menyaingi Google, maka mereka harus merubah sistem mereka ke sistem web e-mail pada umumnya. Hari senin kita akan lihat apa yang akan terjadi," tulis Mashable di blog-nya.

'Project Titan' pertama kali disebutkan oleh Michael Arrington dari TechCrunch di website-nya pada bulan Februari silam. Bagaimanapun, belum jelas produk jenis e-mail seperti apa yang akan diluncurkan oleh Facebook nanti.


Source : okezone.com

Alkohol yang lebih sehat

0 komentar
Alkohol menghadirkan sejumlah efek samping berbahaya bagi peminumnya. Mulai dari merusak organ tubuh, hilangnya koordinasi, dan gangguan yang bisa menjurus ke hal berbahaya lainnya. Akan tetapi, bagi sebagian peminum alkohol, sensasi mabuk tersebut sangat menggiurkan.

Untuk itu, Kwang-il Kwon, seorang dokter asal Korea dan Hye Gwang Jeong, peneliti dari Chungnam National University di Korea Selatan mengembangkan alkohol yang aman.

Tidak seperti kelompok peneliti lain yang fokus ke pembuatan minuman pengganti alkohol, kedua ilmuwan Korea tersebut meneliti oxygenated alcohol yang merupakan jenis alkohol populer di Korea.

Oxygenated alcohol memiliki penampilan serupa dengan carbonated alcohol seperti bir dan minuman beralkohol lainnya. Akan tetapi, gas utama dari alkohol jenis tersebut adalah diatomic oxygen, bukan karbon dioksida.

Untuk menguji, peneliti memberikan masing-masing 19,5 persen oxygenated alcohol dan 19,5 persen uncarbonated alcohol pada minuman berdosis 240 dan 360 mililiter yang diminum responden.

Yang menarik, mereka yang meminum oxygenated alcohol sadar antara 20 hingga 30 menit lebih cepat dibanding mereka yang meminum alkohol biasa. Semakin banyak oksigen yang dicampurkan pada alkohol, semakin cepat pula peminum sadar dari mabuknya.

Sebagai contoh, responden yang meminum 360 mililiter oxygenated alcohol dengan kandungan oksigen sebanyak 20 ppm sadar 23,3 menit lebih dulu dibanding mereka yang meminum alkohol biasa dalam dosis yang sama banyak. Begitu oksigen dinaikkan menjadi 25 ppm, mereka sadar 27 menit lebih cepat.

Uji coba menunjukkan bahwa keesokan paginya, mereka yang menenggak minuman teroksigenasi jarang mengalami rasa tidak nyaman dibanding mereka yang meminum alkohol konvensional. Mereka yang mengalami hangover pun tidak separah mereka yang minum alkohol biasa.

Dari penelitian terungkap bahwa oksigenasi meminimalisir efek negatif pada tubuh. Cepatnya kembali sadar dari mabuk mengindikasikan bahwa oxygenated alcohol diproses lebih cepat yang berarti mengurangi beban pada hati dan organ lainnya. Berkurangnya efek hangover di pagi hari juga mengindikasikan bahwa aliran darah ke otak lebih baik risiko rusaknya otak lebih rendah.

“Minuman alkohol kaya oksigen mengurangi konsentrasi plasma alkohol lebih cepat dibanding minuman alkohol biasa. Ini memungkinkan peminum lebih cepat sadar dari mabuknya,” kata Kwon, seperti dikutip dari DailyTech, 14 November 2010. “Selain itu, alkohol jenis ini juga mengurangi efek samping tanpa mengurangi sensasi menenggak alkohol,” ucapnya.

Meski berhasil membuat alkohol yang lebih “sehat” bagi peminumnya, akan tetapi belum dijelaskan apakah alkohol teroksigenasi tersebut memiliki rasa yang sama di lidah dan di mulut dibandingkan dengan alkohol biasa. Jika berhasil menyamai, penelitian tersebut barhasil melakukan terobosan besar ke arah minuman yang ada di film Star Trek yang disebut “synthehol” alias alkohol sintetis.

Source :  DailyTech

Gayus Manusia Super

0 komentar

Gayus Manusia Super

Terdakwa kasus mafia hukum Gayus Tambunan melenggang keluar-masuk Rutan Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok. Untuk kasus dugaan mafia pajak, Gayus sudah berkali-kali pengalaman. Gayus memang super.

"Gayus itu menjadi seperti orang super. Pegawai pajak super, sudah jadi tahanan juga super. Jangan-jangan ke-super-annya ini masih berlangsung," kata salah satu Ketua DPP Partai Hanura, Fuad Bawazier, dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 14 November 2010.

Menurut Fuad, kasus yang kembali menimpa Gayus Tambunan itu sangat dilematis. Karena di sisi lain juga menyeret institusi hukum terutama Polri dan Kejaksaan Agung. Belum lagi ditambah pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuk itu, Fuad Bawazier mengusulkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun tangan menangani kasus Gayus si manusia super ini. "RI 1 (Presiden) tidak boleh mengatakan, saya tidak ikut campur," ujar mantan menteri keuangan ini.

Fuad menilai, kasus ini bukan sekadar soal Gayus semata. Tetapi soal carut-marutnya penegakan hukum yang ada di Indonesia. Apalagi, menurut dia, Indonesia mengusut isu pemberantasan korupsi dalam ajang internasional G-20.

Kini, Gayus sudah menjadi tersangka kasus dugaan penyuapan Kepala Rutan Brimob Kompol, Iwan Siswanto. Iwan juga sudah menjadi tersangka penerima dana dugaan suap Rp368 juta secara bertahap.

Dengan dana suap itu, diduga Gayus bebas berpelesiran ke berbagai tempat. Termasuk salah satunya ke Bali, saat fotografer Kompas, Agus Susanto, mengungkap tabir ini. Pria mirip Gayus kedapatan saat sedang menyaksikan kompetisi tenis internasional di Bali pekan lalu.

Gayus sendiri mengakui keluar tahanan karena sudah izin berobat dan mampir ke kediaman di Kelapa Gading, Jakarta Timur. Tetapi, Gayus membantah pelesir ke Bali.

Source : Viva Bews

Sabtu, 13 November 2010

Hacker Terseksi Sedunia Diancam 40 Tahun penjara

0 komentar

Hacker Terseksi Sedunia Diancam 40 Tahun penjara

Siapa yang mengira dibalik kecantikan dan otak encernya, Kristina Svechinskaya menjadi dalang pencurian uang senilai US$35 juta dari rekening bank di Amerika Serikat. Modusnya, dengan menggunakan virus komputer.

Berkat kelakuannya, ia mendapat predikat 'hacker paling seksi sedunia'. Ia bahkan disejajarkan dengan mata-mata cantik, Anna Chapman, yang sempat mengebohkan dunia. Apalagi, dua wanita menarik ini sama-sama berasal dari Rusia.


Dalam menjalankan aksinya, Svechinskaya bekerja bersama 37 hacker lainnya.

Gadis berusia 21 tahun itu saat ini ditahan di New York. Svechinskaya memanfaatkan virus 'Zeus Trojan' dan malware lainnya untuk membajak komputer orang lain.

Lalu, secara rahasia, para hacker komplotannya memantau aktivitas komputer korban, mencuri nomor rekening bank dan password. Dengan modal itu, mereka lalu mengambil uang jutaan dolar dari rekening korban. 

Seperti dimuat situs Daily Mail, Rabu 13 Oktober 2010, uang hasil curian itu lalu ditransfer ke ratusan rekening bank palsu milik perantara  di Amerika Serikat yang menerima dan mencuci uang hasil kejahatan cyber.

Svechinskaya juga berperan sebagai perantara yang mendapatkan komisi 10 persen dari uang curian yang ditransfer oleh hacker lainnya.

Svechinskaya punya sedikitnya lima rekening atas nama sendiri dan beberapa alias, di antaranya Anastasia Opokina dan Svetlana Makarova.

Kini, si cantik nan seksi itu diancam pidana 40 tahun dalam sel yang dingin atas dugaan kasus persekongkolan pembobolan bank dan menggunakan paspor palsu.

Jaksa Manhattan, Preet Bharara, mengungkapkan era digital membawa serta banyak manfaat, tetapi juga banyak tantangan untuk penegakan hukum dan lembaga keuangan.

"Penangkapan ini menunjukkan, pembobol bank modern tak lagi memerlukan senjata, masker, atau mobil untuk melarikan diri seperti perampokan konvensional."

"Ini hanya memerlukan internet dan kecerdikan, hanya dalam sekejap mata dengan cara meng-klik mouse," ucapnya. 

Source : Viva News

Sabtu, 04 September 2010

Israel Akui Tentaranya Curi Bantuan untuk Gaza

0 komentar
Israel Akui Tentaranya Curi Bantuan untuk Gaza
Militer Israel mengakui salah satu anggotanya terbukti bersalah karena mencuri perlengkapan saat melakukan penyerangan kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara, pada akhir Mei lalu.

Dalam pernyataan militer Israel disebutkan seorang tentara yang tidak disebutkan identitasnya itu telah mencuri barang-barang dari Kapal Mavi Marmara, setelah kapal yang mengangkut ratusan relawan dari sekira 50 negara itu, digiring ke pelabuhan Israel.

“Secara langsung apa yang dilakukannya bertolak belakang dengan moral tentara Israel,” demikian isi pernyataan militer Israel yang dikutip AFP, Jumat (3/9/2010).

Seperti diketahui, dalam serangan tersebut sembilan relawan asal Tukri meninggal dunia akibat luka tembak pasukan Israel.


Namun serangan itu membuka mata dunia dan mengundang solidaritas internasional. Lembaga kemanusiaan mendesak dilakukan penyelidikan independen yang melibatkan komunitas internasional, namun Israel menolaknya.

Setelah insiden ini Israel memperlonggar perbatasannya dengan Gaza. Mesir pun sempat membuka perbatasannya di Rafah untuk mempermudah masuknya bantuan bagi 1,5 juta warga Gaza.

Sumber : http://international.okezone.com/read/2010/09/03/18/369842/israel-akui-tentaranya-curi-bantuan-untuk-gaza

Bagi Hawking, Dalil Ilmiah adalah "Tuhan"

0 komentar
Bagi Hawking, Dalil Ilmiah adalah Tuhan
Teori fisikawan terkemuka, Stephen Hawking, bahwa Tuhan tidak ada sangkut pautnya dengan penciptaan alam semesta telah mengundang reaksi keras dari kaum rohaniwan di Inggris. Menurut mereka, teori Hawking itu tidak bisa diterima sebagai kebenaran apalagi sampai mengusik keimanan orang lain.

Kepala Gereja Kristen Anglikan, Rowan Williams, tidak bisa menerima argumen Hawking bahwa alam semesta bisa tercipta tanpa campur tangan Tuhan. Menurut Williams, manusia sejak dahulu percaya bahwa Tuhan menciptakan semesta.

"Percaya kepada Tuhan bukan sekadar mengisi kekosongan dalam menjelaskan bagaimana suatu hal terkait dengan hal lain di dalam alam semesta," kata Williams dalam majalah "Eureka" terbitan harian The Times.

"Kepercayaan itulah yang menjelaskan bahwa ada suatu unsur yang pintar dan hidup dimana segala sesuatu pada akhirnya bergantung pada keberadaannya," lanjut Williams yang komentarnya juga dikutip laman harian The Telegraph, Jumat 3 September 2010. 

"Ilmu fisika dengan sendirinya tidak akan menjawab pertanyaan mengapa ada ketimbang tiada," lanjut Williams. Dia mengritik pernyataan Hawking bahwa,"Karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan tercipta sendiri."

Williams pun tidak habis pikir dengan pernyataan ilmuwan berusia 68 tahun itu bahwa "Kreasi yang spontan merupakan alasan mengapa ada ketimbang tiada, mengapa alam semesta ada, mengapa kita ada."

Selain Williams, kritik juga muncul dari pemuka agama lain, seperti Pemimpin Gereja Katolik Roma di Inggris, Lord Sacks, dan Ibrahim Mogra, Ketua Dewan Muslim Inggris. Kepada The Times, Lord Sacks menilai bahwa ilmu pengetahuan merupakan suatu penjelasan, sedangkan agama adalah menyangkut tafsiran. 

Melalui buku barunya yang akan terbit 9 September mendatang, "The Grand Design," Hawking mementahkan keyakinan Isaac Newton - dan juga pandangan Hawking sendiri - bahwa jagat raya termasuk Bumi terbentuk akibat campur tangan ilahi.

Dalam ringkasan buku yang pertama kali diterbitkan harian Inggris, The Times, Hawking menantang teori Newton bahwa alam semesta pastinya didesain oleh Tuhan karena tidak mungkin muncul dari fenomena chaos. Buku terbaru itu ditulis Hawking bersama fisikawan Amerika, Leonard Mlodinow.

Bukan kali ini saja Hawking mengesampingkan konsep Tuhan dalam mengemukakan teorinya. Dalam wawancara dengan stasiun televisi Inggris, Channel 4, Juni lalu, Hawking mengaku tidak percaya bahwa ada Tuhan secara "personal."

"Pertanyaannya adalah, apakah demikian caranya alam semesta mulai dipilih oleh Tuhan bagi alasan-alasan yang kita tidak bisa pahami, atau apakah itu ditentukan oleh suatu dalil ilmiah?" Saya percaya yang kedua," kata Hawking saat itu dalam program acara "Genius of Britain."

"Bila kalian mau, kalian bisa menyebut dalil-dalil ilmiah itu 'Tuhan.' Namun bukan seperti suatu Tuhan yang personal yang bisa kalian temui dan kalian tanya," lanjut Hawking.

Sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/175874-bagi-hawking--dalil-ilmiah-adalah--tuhan-

Kamis, 02 September 2010

Malaysia, “Dijajah” Inggris Sampai Tahun 2962

3 komentar
Malaysia Dijajah Inggris Sampai Tahun 2962
Malaysia, “Dijajah” Inggris Sampai Tahun 2962 - Suasana konfrontatif antara Indonesia dan Malaysia kembali membara. Pemicunya adalah provokasi kapal Kepolisian Diraja Malaysia ke wilayah perairan Indonesia di blok Ambalat. Media cetak, elektronik, online, memberitakan ulah negeri jiran yang “keterlaluan”. Tak ayal, tidak hanya blogger... tidak sedikit masyarakat yang terbakar amarah, dan siap “ganyang Malaysia”.

Sontak seorang sahabat memintaku mengilas balik sejarah “Ganyang Malaysia”, sejarah Bung Karno mengobarkan perang terhadap “boneka British”. Bahkan bila perlu, dikilas balik ke saat di mana Perdana Menteri Inggris Harold McMilan dan Perdana Menteri Malaysia Tungku Abdul Rahman merancang “Proyek Malaysia” dalam perundingan di London Oktober 1961 dan dilanjutkan Juli 1962.

Bung Karno meradang. Sebab, proyek nekolim itu memang sengaja dibentuk untuk “mengerangkeng”, “memojokkan” dan melumpuhkan kekuatan Indonesia (baca: Bung Karno). Fakta di lapangan, bahkan Rakyat Malaysia sendiri menolak negeri boneka Malaysia bentukan Inggris. Sebab, itu berarti memperpanjang cengkeraman Inggris di negeri semenanjung itu. Mereka bahkan lebih memilih bergabung dengan Indonesia daripada Malaysia tetap dicengkeram Inggris.

Itu hanya sekilas latar belakang konfrontasi Indonesia – Malaysia yang dikobarkan Bung Karno dengan jargon “Ganyang Malaysia”, “Ini Dadaku, Mana Dadamu”….

Saya sendiri merasa tidak terlalu tertarik menguak kembali kisah itu. Sebab, literatur “Konfrontasi Indonesia – Malaysia” terlalu banyak bisa kita jumpai secara online. Artinya, kalau saya ungkap kembali sejarah tadi di blog ini, maka hanya sedikit manfaat yang bisa dipetik dari tulisan itu. Sebab, yang terjadi kemudian hanyalah copy-paste, pengulangan…. Lantas, kalau itu yang saya lakukan, untuk apa pula Anda mengunjungi blog ini?

Sampailah saya pada upaya telaah pustaka, mencari sesuatu yang –setidaknya bagi saya– adalah hal baru. Tertumbuklah mata saya pada buku yang belum lama saya jadikan rujukan tulisan terdaulu, yakni buku Memoar Oei Tjoe Tat, Pembantu Presiden Soekarno. Ada beberapa hal yang saya rasa menarik perlu kita ketahui, agar kita bisa melihat Malaysia secara lebih lengkap.

Tahukah Anda, sebagai sebuah negara, sejatinya Malaysia tidaklah memiliki kedaulatan penuh. Benar kata Bung Karno, ia tak lebih dari B-O-N-E-K-A…. boneka Inggris. Dalam kalimat yang saya rasa sepadan, bahwa sejatinya, Malaysia bukanlah negara merdeka. Malaysia –seperti halnya negara commonwealth/persemakmuran lain– tidak akan pernah bisa melepaskan diri dari cengkeraman Inggris.

Negara Malaysia dibentuk di atas sebuah perjanjian antara Inggris dan Malaysia. Pasal VI perjanjian yang ditandatangani di London pada 9 Juli 1963 tertera: Pemerintah Malaysia harus mengizinkan pemerintah Inggris menggunakan haknya dalam meneruskan pemeliharaan pangkalan-pangkalan militer dan fasilitas-fasilitas yang kini dipegang oleh penguasa militer Inggris di Singapura dan pemerintah Malaysia harus mengizinkan pemerintah Inggris mempergunakan pangkalan-pangkalan tersebut jika sewaktu-waktu Inggris perlu.

Selain itu, Malaysia mengizinkan Inggris menyewa tanah selama 999 tahun untuk dijadikan pangkalan militer. Sebagai contoh, Naval Base Sembawang 999 tahun. Kanji juga 999 tahun. Di samping itu, masih banyak tempat lain: Loyang Yurongbukittombok, Mount Faber, dll. Saya menghitung, jika perjanjian itu ditandatangani tahun 1963, dan berlaku untuk 999 tahun ke depan, itu artinya, Malaysia masih menjadi negara “jajahan” Inggris sampai tahun 2962 Masehi…..

Lantas, apa yang mereka banggakan dengan status Malaysia sebagai sebuah negara? Mestinya tidak terlalu bangga. Atau bahkan malu menjadi boneka imperialis. Akan tetapi, jangan-jangan karena status itulah mereka menjadi ekspansionis. Setelah mencaplok Sipadan – Ligitan melalui kemenangan mereka bersengketa dengan Indonesia di Mahkamah Internasional, kini mereka terus menyoal Blok Ambalat.

Mereka, dapat saya pastikan, akan terus dan terus memprovokasi Indonesia. Yang paling mudah adalah dengan manuver-manuver armada kapal mereka, baik milik institusi militer ataupun kepolisian. Dan, manakala kita terprovokasi dan menyulut konflik sehingga menjadi sengketa antarnegara, maka persoalan itu tentu akan dibawa ke Mahkamah Internasional di Denhaag, Belanda. Mari kita camkan, siapakah Belanda itu? Belanda adalah sekutu Inggris. Siapakah Inggris? Inggris adalah sang “Pemilik” Malaysia.

Isi Lengkap Pidato Presiden SBY Soal Malaysia

1 komentar
Isi Lengkap Pidato Presiden SBY Soal Malaysia
Isi Lengkap Pidato Presiden SBY Soal Malaysia - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidatonya terkait memanasnya hubungan antara Indonesia dengan Malaysia. Berikut petikan lengkap isi pidato SBY yang diterima redaksi okezone, Rabu, (1/9/2010) malam.



Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan,


Malam ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada rakyat Indonesia mengenai hubungan Indonesia – Malaysia. Marilah kita mengawalinya dengan melihat perkembangan dan dinamika hubungan kedua negara, salah satu hubungan bilateral Indonesia yang paling penting.

Hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki cakupan yang luas, yang semuanya berkaitan dengan kepentingan nasional, kepentingan rakyat kita.

Pertama, Indonesia dan Malaysia mempunyai hubungan sejarah, budaya dan kekerabatan yang sangat erat - dan mungkin yang paling erat dibanding negara-negara lain, dan sudah terjalin selama ratusan tahun. Kita mempunyai tanggung jawab sejarah, untuk memelihara dan melanjutkan tali persaudaraan ini.

Kedua, hubungan Indonesia dan Malaysia adalah pilar penting dalam keluarga besar ASEAN. ASEAN bisa tumbuh pesat selama empat dekade terakhir ini, antara lain karena kokohnya pondasi hubungan bilateral Indonesia - Malaysia.

Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia – di perusahaan, di pertanian, dan di berbagai lapangan pekerjaan. Ini adalah jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia maupun Malaysia.

Sementara itu, sekitar 13,000 pelajar dan mahasiswa Indonesia belajar di Malaysia, dan 6,000 mahasiswa Malaysia belajar di Indonesia. Ini merupakan asset bangsa yang harus terus kita bina bersama, dan juga modal kemitraan di masa depan.

Wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia adalah ketiga terbesar dengan jumlah 1,18 juta orang, dari total 6,3 juta wisatawan mancanegara.

Investasi Malaysia di Indonesia 5 tahun terakhir (2005-2009) adalah 285 proyek investasi, berjumlah US$ 1.2 miliar, dan investasi Indonesia di Malaysia berjumlah US$ 534 juta. Jumlah perdagangan kedua negara telah mencapai US$ 11,4 Miliar pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia – Malaysia sungguh kuat.

Namun, hubungan yang khusus ini juga sangat kompleks. Hubungan ini tidak bebas dari masalah dan tantangan. Ada semacam dalil diplomasi, bahwa semakin dekat dan erat hubungan dua negara, semakin banyak masalah yang dihadapi.

Contoh masalah dan tantangan yang kita hadapi adalah menyangkut tenaga –kerja Indonesia di Malaysia. Kita tahu bahwa keberadaan 2 juta tenaga kerja Indonesia di Malaysia, disamping memberikan manfaat bersama, juga memunculkan kasus-kasus di lapangan yang harus terus kita kelola. Oleh karena itulah, sejak awal, saya berupaya keras untuk memperjuangkan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia, antara lain menyangkut gaji dan waktu libur; memberikan perlindungan hukum, dan mendirikan sekolah bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia.

Dalam kunjungan saya yang terakhir ke Malaysia, kita telah berhasil mencapai kesepakatan, mengenai pemberian dan perlindungan Hak bagi tenaga kerja kita di Malaysia.

Berkaitan dengan permasalahan hukum yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia di Malaysia, pemerintah aktif melakukan langkah-langkah pendampingan dan advokasi hukum, untuk memastikan saudara-saudara kita mendapatkan keadilan yang sebenar-benarnya.

Selain masalah TKI dan perlindungan WNI, kita juga kerap menjumpai masalah yang terkait dengan perbatasan kedua negara. Masalah ini memerlukan pengelolaan yang serius dari kedua belah pihak.

Karena itulah, menyadari kepentingan bersama ini, saya dan Perdana Menteri Malaysia sering berkomunikasi secara langsung, di samping forum konsultasi tahunan yang kami lakukan, untuk memastikan bahwa isu-isu bilateral ini dapat kita kelola dan carikan jalan keluarnya dengan baik.

Saudara-saudara sekalian,

Akhir-akhir ini, hubungan Indonesia Malaysia kembali diuji dengan terjadinya insiden di seputar perairan Pulau Bintan pada tanggal 13 Agustus 2010 yang lalu. Berhubung insiden ini menjadikan perhatian yang luas dari kalangan masyarakat Indonesia, pada kesempatan ini, saya ingin memberikan penjelasan tentang duduk persoalan yang sesungguhnya, dan langkah-langkah tindakan yang diambil oleh pemerintah kita.

Sejak saya menerima laporan mengenai insiden ini tanggal 14 Agustus 2010 pagi, saya langsung memberikan berbagai instruksi. Pertama, saya minta agar ketiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan segera dikembalikan dalam keadaan selamat. Kedua, saya juga memerintahkan untuk mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden tersebut.

Segera setelah itu, Menko Polhukam dan Menteri Luar Negeri melakukan tindakan-tindakan cepat, untuk mengelola penanganan insiden tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Terhadap insiden ini, kita semua sangat prihatin, dan saya ingin agar masalah ini segera di selesaikan secara tuntas, dengan mengutamakan langkah-langkah diplomasi. Saya ingin mengatakan bahwa sejak terjadinya kasus ini pemerintah telah bertindak. Sistempun telah bekerja.

Saya juga menekankan bahwa masalah seperti ini harus diselesaikan secara cepat, tegas dan tepat, karena berkaitan dengan kepentingan nasional kita. Memelihara hubungan baik dengan negara sahabat, apalagi dengan Malaysia, sangat penting. Tetapi, tentu kita tidak bisa mengabaikan kepentingan nasional, apalagi jika menyangkut kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dalam kaitan ini, saya telah mengirim surat kepada Perdana Menteri Malaysia, yang intinya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya insiden tersebut. Saya juga mendorong agar proses perundingan batas maritim dapat dipercepat dan dituntaskan. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri telah memanggil Duta Besar Malaysia di Jakarta untuk menyampaikan nota protes. Menteri Luar Negeri juga telah melakukan komunikasi intensif dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Dalam perkembangannya, alhamdulillah, ke-3 petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan itu kini telah kembali ke tanah air.

Berkaitan dengan ketiga petugas KKP tersebut, Pemerintah Indonesia menerima informasi tentang perlakuan yang tidak patut yang dialami oleh mereka. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia meminta penjelasan atas kebenaran informasi itu. Melalui jalur diplomasi, diperoleh informasi bahwa Pemerintah Malaysia saat ini sedang melakukan investigasi atas masalah perlakukan terhadap tiga petugas KKP tersebut.

Saudara-saudara,

Yang jelas, di masa depan, insiden seperti ini harus kita cegah, agar tidak terus menimbulkan permasalahan di antara kedua negara. Upaya ini bisa kita lakukan dengan cara segera menuntaskan perundingan batas wilayah di antara Malaysia dan Indonesia, serta bentuk-bentuk koordinasi dan kerjasama di antara kedua belah pihak, dengan semangat untuk tetap memelihara hubungan baik kedua bangsa.

Perihal penanganan terhadap 7 nelayan Malaysia yang memasuki wilayah perairan Indonesia, kepada mereka telah diambil tindakan-tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setelah prosesnya selesai mereka kita kembalikan ke Malaysia, sebagaimana kelaziman yang berlaku di lingkungan ASEAN selama ini. Perlu diketahui, dalam kasus yang sama, banyak nelayan Indonesia yang diduga memasuki wilayah perairan negara sahabat, juga dikembalikan ke negeri kita.

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air,

Belajar dari pengalaman ini, pemerintah Indonesia berpendapat bahwa solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden serupa adalah, dengan cara segera menuntaskan perundingan batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia. Perundingan ini menyangkut batas wilayah darat dan batas wilayah maritim, termasuk di wilayah selat Singapura, dan perairan Sulawesi, atau perairan Ambalat.

Indonesia berpendapat bahwa perundingan menyangkut batas wilayah ini dapat kita percepat dan kita efektifkan pelaksanaannya. Semuanya ini berangkat dari niat dan tujuan yang baik, agar insiden-insiden serupa yang akan mengganggu hubungan baik kedua bangsa dapat kita cegah dan tiadakan. Saya sungguh menggaris-bawahi, sekali lagi, agar proses perundingan yang akan segera diteruskan oleh kedua pemerintah benar-benar menghasilkan capaian yang nyata.

Saudara-saudara,

Kedaulatan Negara dan keutuhan wilayah adalah kepentingan nasional yang sangat vital. Pemerintah juga sangat memahami kepentingan itu, dan terus bekerja secara sungguh-sungguh untuk menjaga dan menegakkannya. Namun demikian, tidak semua permasalahan yang muncul dalam hubungan dengan negara sahabat selalu terkait dengan kedaulatan dan keutuhan wilayah. Oleh karena itu, kita harus bisa menilai dengan tepat setiap masalah yang muncul, agar penyelesaiannyapun menjadi tepat pula. Meskipun demikian, sekecil apapun permasalahan yang muncul dalam hubungan bilateral, akan tetap kita selesaikan demi menunjang kepentingan nasional kita. Kita harus senantiasa menjaga citra dan jatidiri kita sebagai bangsa yang bermartabat dalam menjalin hubungan internasional, tanpa kehilangan prinsip dasar politik luar negeri yang bebas dan aktif, dan yang diabdikan untuk kepentingan bangsa kita.

Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya juga merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat Indonesia. Saya sungguh mengerti keprihatinan, kepedulian, bahkan emosi yang saudara-saudara rasakan. Dan apa yang dilakukan oleh pemerintah sekarang dan ke depan ini, sesungguhnya juga cerminan dari keprihatinan kita semua.

Saya juga mengajak untuk menjauhi tindakan-tindakan yang berlebihan, seperti aksi-aksi kekerasan, karena hanya akan menambah masalah yang ada. Kekerasan sering memicu terjadinya kekerasan yang lain. Harapan untuk menyelesaikan masalah ini dengan serius dan tepat, tanpa disertai aksi-aksi yang destruktif, juga saya terima dari saudara-saudara kita rakyat Indonesia yang saat ini berada di Malaysia.

Saudara-saudara sekalian,

Cara kita menangani hubungan Indonesia – Malaysia akan disimak dan diikuti oleh negara-negara sahabat di kawasan Asia, bahkan oleh dunia internasional. Selama ini sebagai Pendiri ASEAN, Indonesia sering dijadikan panutan di dalam menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di kawasan, maupun di belahan bumi yang lain. Oleh karena itu, marilah seraya kita tetap memperjuang-kan kepentingan nasional kita, karakter dan peran internasional Indonesia yang konstruktif, dan dengan semangat untuk memelihara perdamaian, terus dapat kita jaga.

Terakhir, insiden yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia baru-baru ini akan kita tuntaskan penyelesaiannya. Indonesia akan terus mendorong Malaysia untuk benar-benar menyelesaikan perundingan batas wilayah yang sering memicu terjadinya insiden dan ketegangan. Dengan demikian, dengan dapat dicegahnya ketegangan dan benturan-benturan yang tidak perlu, saya yakin permasalahan, hubungan baik dan kerjasama bilateral antara Indonesia –Malaysia akan berkembang lebih besar lagi.

Ke depan dalam hubungan antar bangsa yang lebih luas, kita harus terus menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah kita, dan terus membangun diri menjadi negara yang maju, sejahtera, dan bermartabat, dengan tetap menjaga hubungan baik dan kerjasama dengan negara-negara sahabat.

Sekian.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alasan Mengapa INDONESIA TIDAK BISA TEGAS Terhadap MALAYSIA

2 komentar
Alasan Mengapa INDONESIA TIDAK BISA TEGAS Terhadap MALAYSIA
Ada analisis menarik dari pengamat militer Universitas Indonesia, Andy Wijayanto, mengenai kemungkinan terjadinya perang terbuka antara Indonesia dan Malaysia di daerah konflik perairan Blok Ambalat. Bila Jakarta mengumumkan perang terbuka dengan negara tetangga kita itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus memperhitungkan aliansi negara yang akan mendukung negeri jiran tersebut dalam konfrontasi.
Andy mengungkapkan, Malaysia memiliki sistem aliansi pertahanan dengan Inggris, Australia, Singapura, serta Selandia Baru. Aliansi itu disebut sebagai Five Power Defense Agreement (FPDA). Salah satu kesepakatan negara-negara FPDA adalah klausul bahwa serangan terhadap salah satu negara anggota merupakan serangan pula terhadap negara anggota lainnya.
“Malaysia tinggal meminta klausul itu diaktifkan. Bila disepakati, berarti negara kita harus siap berperang juga dengan Inggris, Australia, Singapura, serta Selandia Baru yang mempunyai kekuatan tempur jauh lebih kuat dan canggih,” jelasnya setelah diskusi tentang RUU Pertahanan dan Keamanan.
Dari situs resmi British High Commission, Kuala Lumpur, diketahui bahwa FPDA berdiri pada 1971 sebagai lembaga konsultasi dan antisipasi serangan terhadap Singapura serta Malaysia. Saat peringatan 30 tahun FPDA pada November 2001, kelima negara anggotanya sepakat membentuk suatu kerja sama jangka panjang. Salah satunya, perjanjian saling dukung bila ada negara anggotanya yang diserang negara lain. Tahun ini, FPDA memfokuskan tinjauannya pada maritime security. Dengan fokus tersebut, kemungkinan empat negara lainnya untuk mendukung Malaysia dalam konfrontasi dengan Indonesia menjadi lebih besar.
Tidak itu saja. Bila dalam konfrontasi nanti negara kita berhadapan dengan Inggris, negara tersebut sangat mungkin meminta artikel lima NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) diaktifkan. Artikel lima NATO serupa dengan klausul perjanjian FPDA yang intinya menyatakan, serangan yang dialami salah satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap negara-negara anggota lainnya dan harus dihadapi bersama. Sehingga, konfrontasi dengan Malaysia bisa melebar serta membuat Indonesia harus berhadapan dengan negara-negara anggota NATO.
“Jadi, efeknya akan beruntun. Itulah yang harus diperhitungkan masak-masak oleh Presiden SBY sebelum mendeklarasikan konfrontasi dengan Malaysia. Rakyat pun harus memahami hal ini supaya tidak gelap mata mendesak perang dengan Malaysia,” tegas Andy.
selain itu sy mengambil perbandingan antara angkatan Militer Malaysia dan Indonesia
~MALAYSIA~
Militer Negeri Jiran itu bernama Tentara Diraja Malaysia. Pada awal pembentukannya, peralatan militer buatan Inggris banyak dipakai negara ini. Kini mereka menggunakan peralatan dari sejumlah negara, termasuk pesawat buatan Indonesia.
1. Kapal Perang
- Satu kapal penyelam dilengkapi meriam 20 mm
- Dua kapal cepat pengangkut pasukan
- Empat kapal patroli buatan Prancis ber-rudal Exocet MM38 dan meriam Bofors
- 24 kapal perang yang berpangkalan di empat tempat: Lumut, Sandakan Sabah, Kuantan, dan Labuan. KD Kerambit yang berada di sekitar Ambalat merupakan salah satu kapan yang berpangkalan di Sandakan, Sabah.
- Dua kapal patroli buatan Korea Selatan yang dilengkapi meriam 100 mm Creusot Loire, 30 mm Emerlac, dan senjata penangkis antikapal selam. Kapal ini berpangkalan di Kuantan/
- Empat kapal buatan Swedia dilengkapi rudal MM38 Exocet, 57 mm Bofors, dan 40 mm Bofors berpangkalan.
- Empat kapal Frigate, dua di antaranya dibeli bekas dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
- Enam kapal Corvette buatan Jerman – Empat kapal patroli penangkis ranjau buatan Italia
- Dua kapal Multi Purpose Command and Support Ship buatan Jerman dan Korea Selatan
- Satu kapal Sealift
- Dua kapal Hydro
2. Pesawat Tempur
- F-5 E – Hawk MK108 berpangkalan di Alor Setar, Kuantan, dan Labuan
- Hawk MK-208 berpangkalan di Alor Setar, Kuantan, dan Labuan
- Delapan F/A-18D berpangkalan di Alor Setar
- Mig-29 berpangkalan di Kuantan
- SU-30 berpangkalan di Kuantan
- F-28 berpangkalan di Kuala Lumpur
- Falcon berpangkalan di Kuala Lumpur – Beech 200T berpangkalan di Kuala Lumpur
- C-130H berpangkalan di Kuala Lumpur
- CN-235 berpangkalan di Kuala Lumpur
- S61A-4 berpangkalan di Kuala Lumpur, Kuching, dan Labuan
- AS61N-1 berpangkalan di Kuala Lumpur
- S70A-34 berpangkalan di Kuala Lumpur Personel
3. Jumlah prajurit semua angkatan: 196.042 (2002)
- Anggaran militer per tahun: US1,69 triliun (2,03 persen GDP)
~INDONESIA~
Embargo pembelian peralatan militer dari Amerika membuat rontok sejumlah peralatan militer Indonesia. Pesawat tempur terbaru, Sukhoi SU-27 SK dan SU-30 MK buatan Rusia, pun masih ompong tak punya senjata. Adapun dari 12 pesawat tempur “andalan”, F-16, dua di antaranya sudah jatuh dan hanya delapan siap terbang.
1. Pesawat dan Heli
- Delapan Hawk MK 109 berpangkalan di Pekanbaru, Pontianak
- 32 Hawk MK 209 berpangkalan di Pekanbaru, Pontianak
- Enam CN235 berpangkalan di Halim
- Delapan F27-400M berpangkalan di Halim
- SF260MS/WS berpangkalan di Halim
- B707-3MIC
- Tujuh pesawat F27-400M
- F28-1000/3000
- L100-30
- C-130H-30 berpangkalan di Halim
- NAS332L1
- L100-30
- EC-120B
- 12 unit Heli Bell 47G-3B-1 berpangkalan di Kalijati
- Lima F-16A berpangkalan di Madiun
- Lima F-16B berpangkalan di Madiun
- F-5E berpangkalan di Madiun
- F-5F berpangkalan di Madiun
- Hawk Mk53 berpangkalan di Madiun
- dua Su-27SK berpangkalan di Makassar
- dua Su-30MK berpangkalan di Makassar
- NC212M-100/200 berpangkalan di Malang
- Ce 401A berpangkalan di Malang
- Ce 402A berpangkalan di Malang
- 10 Pesawat Bronco OV-10F di Malang Kapal Perang
- 114 armada berbagai jenis (sepertiganya untuk operasi rutin, sepertiga untuk latihan, dan sisanya untuk pemeliharaan) Personel
2. Jumlah prajurit (semua angkatan): 250 ribu orang
Anggaran militer per tahun: US$ 1 triliun (1,3 persen GDP)
inilah beberapa alasan yang mendasari bangsa ini tidak bisa bersifat tegas apa lagi menyatakan perang terhadap Malaysia..
apakah dengan hanya sebuah alasan itu kita membiarkan KEDAULATAN kita dipermainkan oleh Malaysia..??
pertanyaan besar buat kita SAMPAI KAPAN..??

http://www.lintasberita.com/Nasional/Berita-Lokal/inilah-alasan-mengapa-indonesia-tidak-bisa-tegas-terhadap-malaysia